PROFESIONAL... BERIMAN...BERAKHLAK MULIA

Dokumen 2025


Audiensi Pengurus KKG PAI SD Wonosobo dengan Anggota DPD-RI: 

Suarakan Kesejahteraan dan Kejelasan Status Guru


WONOSOBO – Bertempat di Kantor PGRI Kabupaten Wonosobo, jajaran pengurus Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) SD Kabupaten Wonosobo melaksanakan audiensi bersama Anggota DPD-RI, Bapak DR. H. Muhdi, SH., M.Hum. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa siang (29/07/2025) tersebut turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Wonosobo, Bapak Suratman, S.Pd., M.Pd.

Dalam diskusi yang berjalan khidmat selama satu jam, Ketua KKG PAI Kabupaten Wonosobo, Bapak Muhammad Nur Inthoqo, S.Pd.I, memaparkan berbagai aspirasi krusial yang dihimpun dari para guru PAI di tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi kronisnya kekurangan guru PAI berstatus ASN di sekolah negeri, isu kesejahteraan, hingga beratnya beban administrasi dan tugas tambahan yang diemban para guru.

Selain itu, Muhammad Nur Inthoqo juga menekankan pentingnya dukungan fasilitas serta perluasan kesempatan pengembangan kompetensi bagi guru PAI demi menjawab tantangan pendidikan masa kini. Beliau menaruh harapan besar agar PGRI dan pihak legislatif dapat bersinergi dalam merumuskan regulasi yang lebih berpihak pada guru agama.

Nada optimisme juga disampaikan oleh Bendahara KKG PAI, Bapak Nurcholis, S.Ag. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan audiensi ini dan berharap komitmen dari DPD-RI dan PGRI dapat segera mewujudkan kebijakan konkret yang menguntungkan bagi para pendidik di lapangan.


Di sisi lain, Sekretaris KKG PAI, Bapak Mohamad Hasan, S.Pd.I, menyoroti persoalan teknis yang mendesak, khususnya terkait nasib guru PPPK Angkatan 2021. Ia mempertanyakan mengenai kepastian perpanjangan kontrak, isu relokasi, serta sistem kenaikan pangkat dan jaminan pensiun bagi guru PPPK yang hingga kini belum memiliki skema angka kredit yang jelas.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bapak DR. H. Muhdi memastikan bahwa seluruh aspirasi telah ditampung secara resmi. Beliau menegaskan bahwa poin-poin yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi strategis dalam pertemuan dengan pemangku kebijakan, sekaligus menjadi referensi penting dalam rapat usulan perubahan UU Guru dan Dosen mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar